Minggu, 16 Agustus 2015

SOCCERIOR : Serie A Italia; AC Milan dan Inter Milan Paling Boros di Bursa Transfer...

Juventus kembali menjadi kandidat kuat peraih scudetto musim ini. Tetapi, sekitar 140 kilometer dari Turin, dua raksasa Milan berbenah. Selama musim panas, AC Milan dan Inter Milan belanja banyak demi membangun kekuatan.
____________________________________________________________________________________________________

Mandzu Saja Cukup : Mario Mandzukic (kiri) menjadi salah satu pembelian penting Juventus musim ini. Belanja Juve cukup untuk meredam ambisi AC Milan dan Inter Milan yang jor-joran di bursa transfer.(foto: sportskeeda.com)

"Aku yakin dua klub Milan akan kembali ke dalam barisan klub terbaik dunia." Demikian kalimat yang ditegaskan allenatore Inter Milan, Roberto Mancini. Ucapan yang dikutip harian Sports Mole itu bukan sekadar harapan. Tetapi, memang itu mencerminkan strategi Milan dan Inter menyongsong musim baru. Salah satunya di antaranya lewat agresif di bursa transfer.

Suporter setia Inter dan Milan memang merindukan masa-masa ketika tim kesayangan mereka menantang dunia lewat raihan gelar. Kali terakhir Milan mencicipi manisnya scudetto adalah pada musim 2010-2011. Setelah itu, klub tertua di kota mode tersebut selalu berkutat di papan tengah. Musim lalu Milan stuck di peringkat kesepuluh.

CEO Milan, Adriano Galliani membuat langkah yang sangat bertolak belakang dengan sifatnya selama ini. Yakni, jor-joran di bursa transfer. Hingga kemarin, Milan menghabiskan EUR 83,47 juta (sekitar Rp 1,2 triliun) untuk mendatangkan sepuluh pemain sekaligus. Di antara jumlah itu, pembelian termahal Milan adalah striker Sevilla Carlos Bacca yang didatangkan dengan transfer EUR 30 juta (Rp 462,1 miliar). Ada juga berk tengah AS Roma Alessio Romagnoli yang berbanderol EUR 25 juta (Rp 385 miliar).
"Pembelian Romagnoli adalah belanja terakhir kami. Kami tidak akan melakukan perekrutan apa pun lagi meski banyak pilihan menarik yang datang nanti," papar Galliani dilansir dari Goal. "Kami sudah tidak membutuhkan gelandang atau pemain di posisi yang lain. Kami sudah meng-cover semua area," lanjutnya.
Namun, impresif di bursa transfer tidak membawa hasil signifikan selama pramusim. Dari 9 laga, I Rossoneri -julukan AC Milan- menang 5 kali. Sisanya kalah. Mengecewakan? Yes! Terutama jika mereka ingin berkibar di level Eropa lagi. Milan kalah oleh para raksasa Eropa, yakni Real Madrid, Bayern Muenchen, bahkan oleh Tottenham Hotspur.

Di sisi lain, Inter berbenah secara gila-gilaan. Tujuh pemain didatangkan dengan total belanja EUR 62,5 juta (Rp 962,7 miliar. Performa para pemain baru itu belum terlihat dalam berbagai laga uji coba. Dari 9 uji coba, Inter baru menang 3 kali. Namun, lagi-lagi Mancini sok percaya diri.
"Aku senang dengan apa yang kami tunjukkan, meski kami kalah dalam beberapa pertandingan. Yang penting adalah bagaimana cara kami berkembang," kata mantan pelatih Manchester City itu pada Club Call.

Jika ditotal, dua klub itu mengeluarkan dana EUR 145 juta (Rp 2,23 triliun) untuk menantang Juventus. Logikanya, angak tersebut memang membawa konfidensi. Walau begitu, ada saja yang masih pesimistis terhadap rapor dua klub Kota Mode tersebut di akhir musim nanti. Misalnya, mantan pelatih timnas Italia, Roberto Donadoni.
"Membeli pemain mahal memang sinyal bagus. Tetapi, harus diingat, beberapa pembelian terasa sedikit berlebihan," kata Donadoni dalam wawancara dengan Il Corriere dello Sport. "Misalnya, rekrutan terbaru Milan Romagnoli. Membeli pemain dengan harga mahal dampaknya akan terasa kecil dirasakan oleh keseluruhan tim," lanjutnya.


SMART SHOPPING atau WASTED SPLURGE???

Serie A yang bergulir pekan depan menjadi pertaruhan bagi AC Milan yang menjadi klub dengan pembelian terbesar di bursa transfer musim ini. Berikut 3 klub Serie A dengan belanja terbanyak sepanjang musim panas lalu.

AC Milan; Pembelian Terbesar.

- Carlos Bacca (dari Sevilla).
> Posisi : Penyerang.
> Harga : EUR 30 juta (Rp 462,1 miliar).

- Alessio Romagnoli (AS Roma).
> Posisi : Bek tengah.
> Harga : EUR 25 juta (Rp 385 juta).

- Andrea Bertolacci (AS Roma).
> Posisi : Gelandang.
> Harga : EUR 20 juta (Rp 308 miliar).

Pembelian lain : Luiz Adriano (Shakhtar Donetsk), EUR 8 juta (Rp 123,2 miliar); Simone Verdi (Torino), EUR 450 ribu (Rp 6,9 miliar); Matteo Pessina (Monza), EUR 20 Ribu (Rp 208 juta).


Juventus; Pembelian Terbesar.

- Paulo Dybala (dari Palermo).
> Posisi : Penyerang.
> Harga : EUR 32 juta (Rp 492,9 miliar).

- Mario Mandzukic (Atletico Madrid).
> Posisi : Penyerang.
> Harga : EUR 19 juta (Rp 292,6 miliar).

- Simone Zaza (Sassuolo).
> Posisi : Penyerang.
> Harga : EUR 18 juta (Rp 277,2 miliar).

Pembelian lain : Guido Vadala (pinjaman dari Boca Junior), EUR 3,5 juta (Rp 53,9 miliar).

Inter Milan; Pembelian Terbesar.

- Goffrey Kondogbia (dari AS Monaco).
> Posisi : Gelandang.
> Harga : EUR 28 juta (Rp 431,3 miliar).

- Jeison Murillo (Granada).
> Posisi : Bek tengah.
> Harga : EUR 6 juta (Rp 123,3 miliar).

- Miranda (pinjaman dari Atletico Madrid).
> Posisi : Bek tengah.
> Harga : EUR 3 juta (Rp 46,2 miliar).

Pembelian lain : Stevan Jovetic (pinjaman dari Manchester City), EUR 3 juta (Rp 46,2 miliar); Martin Montoya (pinjaman dari Barcelona), EUR 1 juta (Rp 15,4 miliar).



ROMA HANYA BERBEKAL PINJAMAN.

Harapan Baru : Kedatangan Edin Dzeko diharapkan bisa mengangkat performa AS Roma musim ini.(sumber foto: worldsoccertalk.com)

Berkebalikan dari duo Milan yang menggelontorkan banyak euro untuk belanja, runner-up musim lalu, AS Roma, justru mengirit. Klub ibu kota tersebut hanya mengeluarkan dana EUR 24,5 juta (setara Rp 377,3 miliar). Nominal itu pun lebih banyak digunakan untuk mematenkan status pemain pilarnya. Misalnya, gelandang Belgia Radja Nainggolan yang diakuisisi penuh dari Cagliari dengan harga EUR 9 juta (Rp 138,6 miliar).

Wajah-wajah baru yang nongol di Stadio Olimpico, markas Roma, pun kebanyakan berstatus pemain pinjaman. Antara lain, winger Mohammed Salah yang dipinjam dari Chelsea atau striker Bosnia-Herzegovina Edin Dzeko dari Manchester City. Pelatih Roma Rudi Garcia sejatinya ingin meminjam bek Liverpool Mamadou Sakho, namun ditolak mentah-mentah.
Kondisi tersebut dikeluhkan oleh Garcia, "Kami membutuhkan dua bek tengah lagi plus seorang fullback," kata pelatih asal Perancis itu setelah laga uji coba melawan Sevilla yang dimenangi Roma dengan skor 6-4. "Fans mungkin happy dengan hasil ini. Tapi, dari sudut pandang pelatih, kebobolan empat gol itu bukan hal bagus. Kami benar-benar butuh tambahan defender," curhatnya pada RomaTV.

Aksi di bursa transfer plus pesimisme Garcia membuat banyak pihak berpikir, bahwa Roma tidak akan bisa berbicara banyak musim ini. Benarkah?
Marcelo Lippi, mantan pelatih timnas Italia selama dua periode, menyatakan bahwa terlalu dini mencoret Il Lupi -julukan AS Roma- dari daftar pesaing scudetto. "Mereka akan memberikan perlawanan sengit pada Juventus," yakinnya.
Barisan depan Roma menjadi sumber optimisme Lippi. "Lihat saja barisan striker mereka. Antara lain, Dzeko, Salah, Totti, Iturbe, serta Ibarbo. Mereka kuat sekali. Tim yang tidak mengalami banyak perubahan belum tentu lemah. Justru mereka mempunyai keberanian serta rencana jangka panjang yang bagus," ulasnya.

Kedatangan Dzeko menjadi magnet baru yang akan membawa I Giallorossi, menuju kejayaan. Banyak yang bilang bahwa karakter Dzeko mirip dengan mantan bintang Roma, Gabriel Batistuta. Mereka sama-sama datang ke Olimpico dalam usia emas. Dzeko kini berusia 29 tahun. So, buktikan Roma!




SUMBER : Jawa Pos, 16 Agustus 2015.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar