Senin, 25 Januari 2016

ANIMASTER: Osomatsu-san; Kisah Kembar Enam yang Menyusahkan...




(gbr: wookap.com)


Setiap hari rumah keluarga Matsuno nyaris nggak pernah sepi. Yaaa gimana mau sepi kalau pasangan Matsuno punya enam keturunan kembar identik; Osomatsu, Karamatsu, Choromatsu, Ichimatsu, Juushimatsu, dan Todomatsu.
Siapau pun yang berurusan dengan si kembar enam keluarga Matsuno pasti berujung darah tinggi. Stok kesabaran yang ditimbun di hati dijamin cepat terkuras. Kelakuan Osomatsu cs bikin orang di sekitar mereka mengelus dada. Udah berisik, alay, pemalas akut, masih ditambah usil setengah mati.
Saudara sendiri aja bisa jadi korban keusilan, apalagi orang lain. Salah seorang korban rutin keisengan Matsuno bersaudara adalah Iyami. Nggak terhitung deh berapa kali pengangguran narsistis itu ketiban sial gegara Osomatsu cs.
Sahabat mereka sejak kecil, Chibita, juga sering naik darah gegara kelakuan si kembar enam. Sebab, Osomatsu dan adik-adiknya sering nongkrong di kedai Chibita, lalu menerapkan praktik hit and run. Kelar makan langsung kabur. Akibatnya, hutang mereka menumpuk.
Hidup luntang-lantung tanpa pekerjaan tetap biasanya jadi beban hati. Hm, itu sih teori yang hanya berlaku untuk mayoritas orang. Tapi, bagi Osomatsu cs, bermalas-malasan di rumah adalah aktivitas paling menyenangkan.
Bangun tidur, ngisengin saudara sendiri, makan, keluyuran geje, dan gangguin orang. Rutinitas harian Osomatsu, Karamatsu, Choromatsu, Ichimatsu, Juushimatsu, dan Todomatsu itulah yang jadi inti cerita Osomatsu-san.

Selain menguntit sepak terjang Matsuno bersaudara, serial gag comedy tersebut jadi ladang "pembantaian" buat serial anime, manga, dan film lain, baik produk domestik Jepang maupun rilisan Barat. Semua diparodikan habis-habisan.
Serial populer seperti Haikyuu!, Uta no Prince-sama, Yowamushi Pedal, Ouran Host Club, Kuroku no Basket, Love Live!, dan Shingeki no Kyojin jadi sasaran. Belum lagi titel-titel legendaris seperti Hana Yori Dango, Naruto, Pokemon, Dragon Ball Z, Anpanman, dan Sailor Moon. Film Saw aja nggak selamat dari sentuhan parodi tim kreatif Osomatsu-san.

Setiap episode nggak punya plot yang jelas. Cerita nggak saling berkaitan, bahkan kadang dalam satu episode terbagi menjadi beberapa cerita pendek. Tapi, semua dikemas dengan gaya penceritaan yang bisa membantu meredakan stres.
Dialog-dialog konyol tapi penuh sarkasme bikin penonton tertawa sumbang. Melalui polah Osomatsu cs, penonton diajak untuk berkaca, lalu menertawakan diri sendiri. Sebab, sifat Osomatsu, Karamatsu, Choromatsu, Ichimatsu, Juushimatsu, dan Todomatsu adalah cerminan beragam karakter manusia.


THE CHARA:


Totoko. Seiyuu: Endo Aya.

Love interest Matsuno bersaudara. Kecantikannya berbanding terbalik dengan sifatnya yang agak aneh. Totoko bercita-cita menjadi idol yang punya banyak fans dan merealisasikannya dengan cara yang ajaib.










Matsuno Osomatsu. Seiyuu: Sakurai Takahiro.

Si sulung keluarga Matsuno. Lagaknya udah kayak pemimpin aja walaupun lima adiknya menolak eksistensinya sebagai leader. Meskipun paling tua, Osomatsu justru yang paling kekanakan.










Matsuno Karamatsu. Seiyuu: Nakamura Yuuichi.

Anak kedua keluarga Matsuno ini pengidap sindrom pengin tampak cool dan keren. Sayang, definisi keren versi Karamatsu tuh agak nggak mainstream. Usahanya tampil cool justru lebih sering gagal.













Matsuno Choromatsu. Seiyuu: Kamiya Hiroshi.

Dibanding kelima saudaranya, Choromatsu yang paling normal kelakuannya. Tapi, justru itulah yang bikin anak ketiga ini sering jadi sasaran kemarahan saudara-saudaranya. Hobinya adalah nguber idol.













Matsuno Ichimatsu. Seiyuu: Fukuyama Jun.

Meski namanya mengandung kata ichi yang berarti satu, Ichimatsu adalah anak keempat keluarga Matsuno. Sifatnya pemuram. Eits, tapi level keisengannya kadang nggak kalah sama saudara-saudaranya.










Matsuno Juushimatsu. Seiyuu: Ono Daisuke.

Cowok yang paling hiperaktif dibanding Matsuno bersaudara lainnya ini adalah putra kelima. Hustle muscle adalah kata-kata favoritnya. Sifatnya agak nyeleneh, tapi tengilnya sih sebelas-dua belas sama kakak-kakaknya.













Matsuno Todomatsu. Seiyuu: Irino Miyu.

Selain Choromatsu, gaya berpikir Todomatsu adalah yang paling logis. Berbeda dengan kakak-kakaknya, si bungsu ini biasa dipanggil Totty ini niat nyari kerja. Dia juga populer di kalangan cewek.










Chibita. Seiyuu: Kokuryu Sachi.

Teman masa kecil Matsuno bersaudara. Sejak mengenal Osomatsu cs, rentetan kesialan seolah mengikuti langkah Chibita. Kedainya kekurangan modal gegara Osomatsu dan adik-adiknya keseringan ngutang.









Iyami. Seiyuu: Suzumura Kenichi.

Pengangguran yang hidup luntang-lantung di kolong jembatan. Pemilik gigi superpanjang ini sering jadi korban anak-anak keluarga Matsuno. Iyami pengin kaya, tapi maunya lewat jalan pintas doang.











Matsuno Matsuyo. Seiyuu: Kujira.

Ibunda Osomatsu cs ini happy-happy aja tuh ngurusin enam cowok pengangguran yang kerjaanya bikin kacau suasana. Dia memanggil putra-putranya sebagai NEET-tachi (NEET = not in education, employment or training).









Matsuno Matsuzuo. Seiyuu: Inoue Kazuhiko.

Papanya Osomatsu cs. Sejelek-jeleknya kelakuan anak-anaknya, papa Matsuno selalu berusaha sabar. Nggak jarang, dia berantem sama sang istri gegara kelakuan anak kembar enam mereka.










Hatabou. Seiyuu: Saito Momoko.

Ciri khasnya adalah bendera Jepang yang nancap di kepala. Kabarnya sih, bendera itu menyatu dengan tempurung kepalanya. Cowok yang selalu mengakhiri kalimatnya dengan kata "dajo" ini, adalah pembawa keberuntungan.












Dekapan. Seiyuu: Ueda Youji.

Penggembira dalam serial Osomatsu-san. Sosok Dekapan merupakan parodi dari Anpanman., tokoh anime yang populer di Jepang. Kolor yag dipakainya mirip dengan kantong ajaib Doraemon, bisa ngeluarin macam-macam benda.









Dayoon. Seiyuu: Tobita Nobuo.

Tokoh yang paling nggak jelas peranannya dalam serial Osomatsu-san. Kemunculannya sangat random. Tiap kali buka bicara, kata yang keluar dari mulutnya biasanya hanya "dayoon".












PARODI BERUJUNG MASALAH.

(gbr: moeronpan.wordpress.com)

Parodi kelas kakap yang ditampilkan dalam serial Osomatsu-san memang sanggup bikin penonton kram perut plus pipi karena keseringan ngakak. Tapi, siapa sangka bahwa tayangan menghibur itu justru menyisakan masalah bagi tim produksi.

Episode pertama Osomatsu-san yang ditayangkan di berbagai saluran TV Jepang mulai awal Oktober tahun lalu terpaksa dihapus dari versi DVD dan Blu-ray. Sebagai pengganti, Studio Pierrot menggarap ulang seluruh episode 1. Pada 12 November 2015, episode tersebut resmi ditarik dari situs penyedia layanan streaming.
Penyebabnya, apa lagi kalau bukan masalah hak cipta. Dalam episode itu, sejumlah serial ternama diparodikan. Meski nggak mirip 100 % secara visual, elemen yang dicomot cukup merepresentasikan serial yang jadi sasaran parodi.
Insiden tersebut berlanjut dengan penarikan episode 3. Situs resmi anime Osomatsu-san mengumumkan bahwa episode 3 yang dimasukkan dalam DVD dan Blu-ray bakal berbeda dengan yang ditayangkan di TV. Bahkan, TV Tokyo yang diwakili Takahashi Yuuichi sampai mengadakan konferensi pers pada 29 Oktober 2015 untuk meminta maaf.

Sebagai pelipur lara penggemar, tim produksi merilis episode 3.5 yang dimasukkan dalam volume 1 DVD dan Blu-ray Osomatsu-san. Episode spesial yang terdiri atas dua segmen, Matsu Soup dan Virgin Hero, menggantikan episode 1 yang asli.



DATA ANIME:

Tayang: TV Tokyo, 5 Oktober 2015.
Jumlah episode: 15 (masih berlanjut).
Produksi: Studio Pierrot.
Kreator: Akatsuka Fujio.
Sutradara: Fujita Yoichi.
Skenario: Matsubara Shuu.
Desain karakter: Asano Naoyuki.
Musik: Hashimoto Yukari.



SUMBER: Jawa Pos, 20 Januari 2016.


NB. Episode-episode Osomatsu-san ber-subtitle Indonesia bisa diunduh di SINI, di SINI, atau di SINI.

1 komentar: