Kamis, 14 Januari 2016

CINEMOVIES: The 5th Wave; Perdalam Emosi agar Lebih Riil...

RATING: 5,9 (IMDB); 4 (Rotten Tomatoes).

(gbr: pinterest.com)


TRAILER-NYA:




Masih ingat film trilogi Hunger Games? Atau sudah tak sabar menanti film ketiga trilogi The Maze Runner? Tenang, film adaptasi salah satu novel laris bergenre young adult (YA), The 5th Wave, siap menghiburmu mulai hari ini di bioskop-bioskop Indonesia. Tak jauh berbeda dengan film young adult yang mendominasi box office tahun lalu, film garapan J. Blakeson itu mengusung aksi heroik seorang remaja biasa bernama Cassie Sullivan.
"Saat berada dalam situasi yang sangat berbahaya, Cassie berubah menjadi perempuan kuat. Bisa dibilang dia adalah karakter paling kuat yang pernah aku perankan," ujar Chloe Grace Moretz yang didapuk sebagai pemeran utama tersebut pada News.com.au. Kali ini Moretz harus menghadapi sebuah UFO raksasa yang tiba-tiba melayang di atas kota.

Sejak kedatangan UFO tersebut, berbagai peristiwa aneh mulai terjadi. Pada gelombang pertama, semua pembangkit listrik masti dan bumi ditelan kegelapan. Lalu, gelombang kedua menciptakan gempa bumi dan bahkan tsunami yang memorak-porandakan kota. Ketiga, sebuah wabah mematikan hampir memusnahkan sebagian umat manusia. Keempat, The Others mulai menginvasi bumi. Lalu, apa yang terjadi pada gelombang kelima?
Mereka yang bertahan harus melawan serangan The Others, termasuk Cassie beserta ayah dan adik laki-lakinya yang ternyata imun terhadap wabah tersebut. Namun, emosi Cassi diuji saat The Others berhasil menculik si adik. Blakeson memang sengaja mengemas film tersebut lebih humanis dan menonjolkan sisi emosional bila dibandingkan dengan film-film young adult populer sebelumnya. "Cassie nggak begitu peduli dengan cinta segi tiganya. Dia berfokus mencari adiknya," kata Moretz pada USA Today.

Namun, ada beberapa persamaan antara The 5th Wave dan Independence Day (1996) yang mengusung konsep sci-fi. Beberapa pecinta film sci-fi pun merasa Independence Day: Resurgence yang dirilis Juni nanti lebih patut ditunggu karena efeknya lebih bombastis dan menegangkan. "Karena suka membaca novelnya, aku memang membayangkan untuk membawa film ini dengan sentuhan khas remaja," terang Blakeson dilnasir dari Film Journal International.
Blakeson memang ingin membuat film itu lebih realistis. Problem kehidupan sehari-hari ala remaja seperti percintaan, keluarga, hingga masalah personal ingin dia kemas dengan cara lebih menarik. "Yang paling penting dari film ini bukanlah betapa ngerinya dunia, tapi betapa indahnya dunia melalui harapan dan kesabaran Cassie," tuturnya. Blakeson menjaga agar The 5th Wave tetap colorful dan sinematik.

Apakah film tersebut akan dibuat sampai judul novel terakhir seperti young adult lain? Meski para penggemar The 5th Wave optimistis dengan hal itu, sang sutradara belum punya jawaban pasti. "Aku belum berpikir tentang film sekuelnya. Tapi, bila banyak fans yang meminta dan Sony menyetujui, aku akan menggarapnya," ucap Blakeson dilansir dari Film Journal International. Meski begitu, penikmat The 5th Wave masih bisa menikmati novel The Infinite Sea yang dirilis tahun lalu dan The Last Star, novel ketiganya, yang dirilis tahun ini.



DATA FILM:

Sutradara: J. Blakeson.
Produser: Graham King, Tobey Maguire, Lynn Harris, Matthew Plouffe.
Adaptasi: Novel The 5th Wave karya Rick Yancey.
Pemain: Chloe Grace Moretz, Nick Robinson, Ron Livingston, Maggie Siff, Alex Roe, Maria Bello, Maika Monroe, Liev Schreiber.
Screenplay: Susannah Grant, Akiva Goldsman, Jeff Pinkner.
Sinematografi: Enrique Chediak.
Produksi: GK Films, Material Pictures.
Distributor: Columbia Pictures.
Rilis: 22 Januari 2016 (AS), 15 Januari 2016 (Indonesia).
Durasi: 112 menit.



TAHUKAH KAMU?

- Meski novel lanjutan The 5th Wave, The Infinite Sea, rilis sejak tahu lalu, sutradara J. Blakeson ternyata sama sekali belum membacanya. Dia mengaku takut hal itu akan merusak jalan cerita The 5th Wave yang sekuelnya belum tentu dibuat. "Aku hanya ingin menjaga agar cerita di buku kedua tidak tercampur pada film pertama. Aku nggak ingin film selanjutnya kacau karena melenceng dari novel," ujarnya.

- Banyak fans yang kecewa karena beberapa bagian penting di novel tidak diangkat dalam film. Bahkan, beberapa scene yang telah dibuat harus dipotong. Menurut Blakeson, bagian itu bukan inti film karena dirinya ingin fokus pada karakter Cassie. Dia tahu bahwa semua orang punya bagian favorit di buku. Tapi, demi hasil maksimal, dia tidak bisa memasukkan semuanya.

- Meski baru pertama kali menjadi peran utama dalam film young adult berkonsep sci-fi, Chloe Grace Moretz melakukan semua adegan aksinya sendiri. Sebelumnya, dia berlatih selama tiga bulan dengan kru stuntman Jackie Chan. Dia juga menggunakan pelindung lutut agar aman karena pernah keseleo saat melakukan adegan aksi di film lain. Meski begitu, hal itu tidak mematahkan semangat Moretz untuk melakoni adegan aksi.



SUMBER: Jawa Pos, 15 Januari 2016.

1 komentar: