Jumat, 12 Juni 2015

CINEMOVIES : JURASSIC WORLD; Jelajahi Taman Dinosaurus Modern

RATING : 8,1 (IMDB); 6,8 (Rotten Tomatoes)


(ganoolmovie.com)

15 tahun bukanlah waktu yang sebentar bagi para penikmat film Jurassic Park untuk bisa kembali menyaksikan para dinosaurus beraksi. Sejak Jurassic Park III (2001), Universal Pictures seolah-olah "menyimpan" para dinosaurus itu rapat-rapat. Namun, penantian tersebut seakan terbayar lewat sekuel keempatnya yang berjudul Jurassic World. Pemain, sutradara, dan spesies dinosaurus baru siap memuaskan rasa penasaran para dinoholic.

Jurassic World mulai bangkit setelah 22 tahun insiden yang menimpa Isla Nublar. Dengan berbagai kecanggihan, taman raksasa itu berisi berbagai macam spesies dinosaurus buatan. Sekitar 20 ribu pengunjung datang untuk melihat lebih dekat kehidupan para dinosaurus. Termasuk yang dilakukan Gray (Ty Simpkins) dan Zach (Nick Robinson).
Mereka berdua mendapat tiket VIP dari sang bibi, Operation Manager Jurassic World, Claire (Bryce Dallas Howard). Keseruan berubah menjadi kengerian ketika salah satu spesies dinosaurus terbaru, Indominus rex, lepas kendali. Makhluk besar hasil gabungan DNA berbagai dinosaurus tersebut mengancam seluruh nyawa di Jurassic World. Dalam kebingungannya, Claire meminta bantuan Owen (Chris Pratt) yang merupakan seorang velociraptors trainer di sana. Berbekal keberanian dan kecerdasan, mampukah mereka melawan makhluk ganas setinggi 15 meter itu?

Para velociraptors yang jadi pembantu Owen untuk menaklukkan Indominus rex.(youtube.com)

Penonton bakal dibuat sedikit bernostalgia dalam sekuel tersebut. Tentu, sentuhan visualnya jauh lebih ciamik daripada sekuel sebelumnya. Keganasan Indominus rex dan berbagai dinosaurus memang tergambar sangat nyata. Tak heran, sang sutradara Colin Trevorrow menggandeng sinematografer andal, John Schwartzman dalam penggarapannya.
Selama proses syuting, Schwartzman memakai kamera 35mm dan 65mm. Menurut dia, kamera itu memang paling cocok digunakan untuk syuting berlatar belakang hutan. Dengan kamera tersebut, Schwartzman dapat mengambil gambar dengan luas dan tajam. Jurassic World memang tak membuat sebuah gebrakan besar dalam segi visual efek.

Namun, tak seperti sekuel Jurassic Park sebelumnya, kali ini aksi para dinosaurus terasa lebih riil. Sebab, Trevorrow menggabungkan kecanggihan motion capture dengan sentuhan CGI. Penonton akan terpukau dengan gambaran visual aksi dinosaurus. Salah satunya tampak ketika Mosaurus, dinosaurus raksasa dalam air, beratraksi di hadapan ribuan pengunjung Jurassic World.

Tapi, di sisi lain, Trevorrow tetap membangun full-size animatronics lengkap dengan detil kulit lateks untuk beberapa scene. Terutama close-up scene saat para pemain berinteraksi dengan para dinosaurus. Animatronics tersebut bisa digerakkan dengan remote control. Trevorrow menjelaskan bahwa tak mudah menggantikan peran animatronics menjadi visual efek belaka. "Kami sebenarnya telah mencoba seseorang untuk bermain (sebagai) Indominus. (Namun) itu tak bisa berjalan dengan baik," ungkap Trevorrow.
Selain itu, dibangunnya animatronics tersebut merupakan bentuk tribute kepada Stan Winston, pencipta animatronics dalam sekuel Jurassic Park sebelumnya.

Meski pertarungan dinosaurus itu terasa begitu nyata, penonton juga akan dibuat cair dengan balutan drama. Kisah cinta antara Owen dan Claire akan menjadi bumbu yang mempermanis Jurassic World. "Ini menegangkan dan suatu kehormatan karena film ini benar-benar baik," tandas Howard dilansir dari 3News.



DATA FILM :


Sutradara : Colin Trevorrow.
Produser : Frank Marshall, Patrick Crowley.
Penulis : Derek Connolly, Colin Trevorrow.
Pemeran : Chris Pratt, Bryce Dallas Howard, Vincent D'Onofrio, Jake Johnson, Nick Robinson, Ty Simpkins, B.D Wong.
Musik : Michael Giacchino, John Williams.
Sinematografer : John Schwartzman.
Editor : Kevin Stitt.
Studio : Legendary Pictures, Amblin Entertainment.
Distributor : Universal Pictures.
Tanggal rilis : 11 Juni 2015 (Indonesia).
Bujet : USD 150 juta.



Tahukah Kamu ???


- Spesies dinosaurus Indominus rex, merupakan perpaduan DNA Giganotosaurus, Rugops, Majungasaurus, dan Carnotaurus. Selain itu,dinosaurus yang cerdas itu bisa melakukan mimikri karena memiliki gen cuttlefish. Juga kemampuan adaptasi luar biasa yang didapat dari gen katak merah tropis. Tak ayal, Indominus rex dapat mengecoh penangkap suhu ruangan kandang sehingga penjaga mengiranya kabur dari kandang.

- Sekuel keempat ini menampilkan animatronics pertama yang tidak dibuat oleh Stan Winston. Sebab, Winston telah meninggal pada tahun 2008.

- Ikan hiu yang digunakan untuk memancing Mosasaurus ternyata terinspirasi dari ikan hiu dalam film Jaws (1975), yang juga diproduseri oleh Steven Spielberg.



SUMBER : Jawa Pos, 12 Juni 2015