Sabtu, 06 Juni 2015

CINEMOVIES : Tomorrowland; Lintasi Waktu demi Tomorrowland

RATING : 7,4 (IMDB); 6 (Rotten Tomatoes)


(slashfilm.com)

Rekaan tentang kehidupan pada masa depan memang selalu menarik diperbincangkan. Itulah yang mungkin membuat perusahaan film ternama asal Amerika Serikat, Walt Disney, tertarik memproduksi sebuah film bertema Future yang berjudul Tomorrowland. Penunjukan Brad Bird sebagai sutradara adalah salah satu bukti keseriusan Walt Disney untuk mewujudkan angan tersebut.
Kemampuan Bird dalam menangani film Disney memang tak diragukan lagi. Buktinya, dia berhasil menggondol piala Best Animated Feature Film of The Year dalam ajang Oscar atau Academy Awards untuk 2 film animasi Disney yang pernah disutradarainya, yaitu The Incredibles (2004) dan Ratatouille (2008). Karena itu, Bird tak canggung untuk menggarap Tomorrowland.

Film tersebut mengisahkan seorang gadis bernama Casey Newton (Britt Robertson) yang tak sengaja menemukan sebuah chip ajaib. Ketika dipegang, chip tersebut mampu membuatnya melihat cuplikan masa depan yang sangat modern dan canggih. Saat dia masih bingung, tiba-tiba datang Frank Walker (George Clooney) dari masa depan ke dalam hidup Casey.
Ternyata Frank dan Casey adalah orang terpilih yang didaulat untuk menghentikan rencana Nix (Hugh Laurie). Dunia masa depan berada dalam ujung kehancuran. Di antara keterbatasan ruang dan waktu yang mereka miliki, mampukah Frank dan Casey melintasinya dan berjuang bersama untuk melindungi Tomorrowland?

Cerita Tomorrowland memang terasa orisinal dan sedikit berbeda dengan kisah film yang ditawarkan Disney sebelumnya. Kisah tersebut ditulis langsung oleh Brad Bird yang berkolaborasi bersama Damon Lindelof sebagai penulis skenario. Meski film itu diproduksi Disney, Bird dan Lindelof tak mau Disney terlalu banyak ikut campur.
Sejak awal praproduksi, keduanya tak ingin banyak elemen Disney di dalamnya. "Kami tak menjual tiket untuk taman bermain. Kami menggunakan ide," papar Lindelof. Waktu selama 6 bulan dihabiskan mereka untuk menulis skenario. Sebab, tak mudah menyatukan latar belakang dua dunia yang berbeda ke dalam satu film sekaligus. "Aku tak pernah berada pada proyek yang sangat rewel seperti ini," ujar Brad dilansir dari Wired.

Selain cerita yang fresh, Tomorrowland makin memukau berkat pengambilan gambar yang luar biasa. Tak tanggung-tanggung, sinematografer andal peraih Best Achievement in Cinematography dalam Academy Awards 2013 untuk film Life of Pi (2012), Claudio Miranda pun digandeng. Setiap sudut kota masa depan dalam film itu memang terlihat sangat detail.
Demi mewujudkannya, Miranda melakukan tes selama 8 bulan sebelum proses syuting dimulai. Dia ingin mengetahui kamera apa yang pas digunakan untuk Tomorrowland. Sebab, bagi Miranda, Tomorrowland merupakan duel proyek dua dunia yang tak mudah dilakukan. Teknologi kamera dengan kemampuan High Dynamic Range (HDR) menjadi pilihan mutlaknya.
Pilihannya jatuh pada kamera Sony F55 dan F65 yang memiliki kemampuan 4K atau mengambil gambar dengan resolusi 4 kali lebih baik daripada HD. Penggunaan kamera F65 yang lebih berat tapi punya ketajaman gambar yang sempurna membuat Miranda memilihnya sebagai kamera utama. Untuk adegan action, F55 yang kecil dan ringan menjadi andalannya. " Aku ingin membantu segala tampilan visualisasi di film secara nyata. Jadi, para penonton akan merasa terhubung dengan film ini," tutur Miranda dalam SHOOT Online.


DATA FILM

Sutradara : Brad Bird.
Produser : Brad Bird, Damon Lindelof, Jeffrey Chernov.
Penulis cerita dan skenario : Damon Lindelof, Brad Bird, Jeff Jensen
Pemain : George Clooney, Hugh Laurie, Britt Robertson, Raffey Cassidy, Tim McGraw, Kathryn Hahn, Keegan-Michael Key.
Sinematografer : Claudio Miranda.
Editor : Walter Murch
Produksi : Walt Disney Pictures.
Distributor : Walt Disney Studios Motion Pictures.
Tanggal rilis : 22 Mei 2015 (US).
Durasi : 130 Menit.
Bujet : USD 190 juta.



Tahukah Kamu ???

- Shailene Woodley dan Naomi Watts sempat akan menjadi pemeran Casey Newton. Sementara itu, Britt Robertson sebenarnya merupakan cast cadangan. Namun, Shailene Woodley menolaknya dan Naomi Watts kalah suara.

- Di Eropa, judul film Tomorrowland ini harus diubah, menjadi Disney Project T. Sebab, Tomorrowland merupakan nama sebuah festival musik tahunan di Eropa.

- Secara keseluruhan, syuting Tomorrowland melakukan sepuluh kali perpindahan yang meliputi lebih dari 90 kombinasi set dan lokasi yang berbeda.

- Untuk menampilkan scene padang gandum. filmmaker menyewa secara khusus peternakan Pincher Creek, Kanada, dan Enderby, British Columbia. Para petani di sana juga dibayar secara khusus untuk menanam gandum berwarna kuning agar scene tersebut terlihat sempurna.

- The Brigdeway Plaza adalah sebuah set barukuran setengah lapangan sepak bola yang sengaja dibangun selama 6 bulan untuk keperluan syuting film tersebut. Dalam set itu pula, dibangun monorel seberat 35.000 pon (sekitar 16.000 kg) yang benar-benar bisa berfungsi.



SUMBER : Jawa Pos, 22 Mei 2015