Senin, 24 Agustus 2015

CINEMOVIES : Hitman: Agent 47; Bawa si Mesin Pembunuh ke Layar Lebar.

RATING : 5,9 (IMDB); 3,6 (Rotten Tomatoes).


(imdb.com)

Film adaptasi komik sering menuai sukses di layar lebar. Lantas, bagaimana dengan film adaptasi dari video game? Beberapa film adaptasi video game terbilang berhasil. Sebut saja Tomb Raider dan Resident Evil. Kali ini 20th Fox Century mencoba tantangan lain dengan merilis film Hitman: Agent 47.
Mengangkat cerita video game yang rilis pada tahun 2000 itu memang tidak mudah, mengingat jalan cerita pada game yang cukup rumit. Namun, tim produksi percaya bahwa film tersebut punya potensi besar. Hal itu didukung pernyataan sang pemeran utama Agent 47, Rupert Friend. "Dunia (game) ini dibangun para game maker dengan begitu cemerlang. Jadi, rasanya akan sangat bagus jika kami mewujudkannya secara nyata," ujar Friend dalam Entertainment Weekly.

Agent 47 disebut mesin pembunuh sempurna tanpa ampun dan brutal yang diciptakan melalui rekayasa genetika dan memiliki barcode di kepala. Dia mendapat tugas untuk menemukan perempuan bernama Katia van Dees (Hannah Ware), yang juga putri pencipta Agent 47. Di luar dugaan, Katia justru menjadi perempuan kuat dan mandiri mirip seorang agen. Dia juga punya sifat yang berbanding terbalik dengan Agent 47.
Sementara itu, seorang agen CIA, John Smith (Zachary Quinto), yang alih-alih akan membantu malah ikut memburu dan ingin membunuh Katia.

Karakter Katia merupakan rekaan tambahan dari sang sutradara, Aleksander Bach. Katia tak ada dalam versi video game Hitman. Hadir dengan masa lalu yang misterius, Katia tampak menarik membawakan karakter perempuan kuat yang sangat langka ditemui di film bergenre seperti itu. "Karater Katia yang kuat sangat menarik dan aku menikmatinya. Aku juga benar-benar belajar sebagai perempuan yang mampu memimpin, bukan hanya sebagai korban tak berdaya," ungkap Ware, lantas tertawa dalam Examiner.

Bach mengakui, kesuksesan film itu tak lepas dari kuatnya karakter ketiga pemeran utama.
"Sejak awal, aku memang ingin menampilkan tiga karakter ini. Mereka bertiga memiliki karakter yang berbeda dan cukup menarik. Aku percaya, mereka akan mampu membawa film ini secara sempurna," tutur dia.
Bach memang ingin membuat sebuah film yang berbeda. "Pertama-tama, kami perlu sebuah cerita besar dan para karakter hebat. Selanjutnya, tinggal menemukan aktor yang bagus agar karakternya benar-benar hidup," jelasnya dalam situs Den of Geek.
FYI, Rupert Friend merupakan pilihan kedua Aleksander Bach sebagai Agent 47 menggantikan Paul Walker yang meninggal karena kecelakaan.


DATA FILM:

Sutradara: Aleksander Bach.
Produser: Adrian Askarieh, Charles Gordon, Alex Young.
Skenario: Skip Woods.
Sinematografi: Óttar Guðnason.
Editor: Nicolas de Toth.
Rilis: 21 Agustus 2015 (USA).
Durasi: 96 menit.




TRAILERNYA:







SUMBER : Jawa Pos, 21 Agustus 2015.